Tergerogoti Oleh Waktu

Aku senang. Hari ini waktu berpihak padaku. Dengan rela menemaniku hingga aku siap mengepakan sayap-sayapku kembali, dan terbang melalui angin melewati segala mimpi. Mimpiku tentang dirimu, tentang hari-hari depanku. Tapi kembali aku tersadar, aku masih sendiri. Sendiri melewati kerikil-kerikil tajam. Sendiri melewati terik panas mentari.

Siapa yang sudi menemaniku selain waktu? Yang setiap detik-detiknya yang berlalu terus menggerogoti tubuhku. Usiaku. Hingga aku tidak lagi semuda dulu.


Waktu... Tak jemukah engkau padaku?


----- Desah Kian Dera -----

Related Posts:

  • Jangan Pernah Jauh DarikuAku tahu, mungkin ini saatnya aku musti berpikir secara tepat. Apa yang dia minta, haruskah aku memutuskan berkata "iya"? Sementara di hati keraguan itu masih terus menerjang. Apa yang sebenarnya aku ragukan? Aku hanya tak i… Read More
  • Metamorfosis DuniakuAku berlari, menelusuri lorong-lorong pintu yang berpeluang. Aku semakin berharap menemukan satu peluang saja dalam hidupku. Yang nantinya akan membawa setiap perubahan besar dalam duniaku. Duniaku yang penuh dengan kebohonga… Read More
  • Di Atas SajadahSakit ini. Apa sebenarnya yang sedang menggrogoti tubuhku ini? Mengapa hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti mentari, dan malam-malam terus berlalu, namun belum juga dia pergi. Sungguh amat menyiksaku. Ak… Read More
  • Jangan Ada Yang Terluka Hari IniDari sinilah aku bermula. Menatapi ruang hampa sang dunia. Kecil. Tak terlihat oleh mata apapun. Tak terlihat oleh matamu. Tak terlihat oleh mata-mata di dunia. Hingga aku sempat berpikir, untuk apa aku berada disini? Untuk a… Read More
  • Separuh Nafasku Dalam TangismuAku tahu, terkadang aku bukanlah diriku yang sebenarnya. Dan aku pun tahu, kau pasti sudah mengetahuinya sejak lama. Sejak separuh nafasku ini utuh kuberikan padamu. Tapi apakah hal itu yang seringkali membuatmu menangis? Ak… Read More

14 komentar:

  1. Newbie ya?
    selamat dtg ya didunia blogger...
    :D
    hmm.. berbicara soal wkt, kita hrs bs bergerak cpt jgn hanya diam, karna jika kita diam wkt akan meninggalkan kita bgitu saja.

    Semangat sob!

    BalasHapus
  2. terima kasih sobat atas kunjungannya.
    kehadiranmu mmbwa warna tersendiri bagi blogku yg msh baru ini.

    BalasHapus
  3. semangat gan,.... kata-kata itu sungguh manis,..:)

    BalasHapus
  4. [Hany]->
    makasih ya Han.. kok gak difollow?

    [Anak Rantau]->
    terima kasih, ditunggu kunjungan brikutnya, mksh jg dah follow ^_^

    BalasHapus
  5. seperti telah hadir seorg pujangga baru nih...
    ^_^

    salam kenal ya, aku jg newbie kok..
    folback ya

    BalasHapus
  6. newbie tp dah bagus gini.. salam kenal ya ^^
    semangat!

    BalasHapus
  7. [Download Mp3 Free]->
    salam knl jg, makasih ya, aku dah folback tuh.. :D

    [Nurmayanti Zain]->
    ah masa sih mba Maya? ^_^

    [covalimawati]->
    apanya yg bgs sih, msh acak2an kok, nulis aja msh jarang
    mksh ya, salam jn ^_^

    BalasHapus
  8. happy to visit here
    ^_^
    visit me back please, I follow U...

    BalasHapus
  9. singkat,padat dan jelas...syahdu banget

    oia,aku follow ya,semoga berkenan kunjung balik

    BalasHapus
  10. [Kay]->
    thanks Kay, I will follow U too

    [Atma Muthmainna]->
    maksih..aku suka yg singkat2
    ^_^
    segera mungkin aku kunjungi balik..

    BalasHapus
  11. yang kalimat terakhir gan perlu di garis bawahi. itu tambah tua ato tambah dewasa? hahahah. semoga yang dewasa ah ya, jangan tua.

    BalasHapus
  12. Seni banget nih, I like it, ini juga bisa menjadi bahan renungan ane bahwa waktu terus berjalan, maka sikap pun harus lebih dewasa, seperti kata Bang Drieant

    BalasHapus