Terseret Jurang Menganga

Apa yang sudah aku lakukan? Aku lalai. Aku terkulai. Pada tarian hujan aku meredam pedih. Mencoba mencari tonggak tuk aku raih. Tubuhku mengambang. Di atas jurang yang menganga.

Keterpurukanku semakin dalam karena aku bodoh. Berani-beraninya melakukan hal itu tanpa berpikir jauh. Berpikir tentang impian. Berpikir tentang masa depan.

Kini apa yang harus aku gali? Jerat itu terasa mengekang. Tak ada jalan keluar. Meskipun ada, itu hanya sementara. Lalu dia datang. Lalu dia pergi. Lalu jerat itupun mengekang lagi.

Aku ingin menangis.
Tapi air mata ini mengering sekering ladang tandus.
Di manakah embun ilalang itu?

Aku ingin menyesal.
Tapi bibir ini merapat serapat lilitan jerat.
Di manakah putri cahaya itu?

Terseret Jurang Menganga

Dengan sisa hembus nafas dan tekadku ini.
Yakinkan aku Tuhan, bahwa esok jerat itu kan pergi.


----- Desah Kian Dera -----

Related Posts:

  • Cahaya-MuLama sudah aku terdiam dalam ruang kosong. Hingga waktu enggan menyapaku lagi. Ia berlalu dan pergi tiada permisi. Membiarkan tubuhku merenta di ujung senja. Mungkin lilin kecil ini yang setia menemaniku. Dengan kelembutan ca… Read More
  • Setitik Cahaya Yang Ku CariSatu titik cahaya terang menghampiri, kukira inilah jalan yang aku cari. Tapi... Aku salah. Ini adalah bekas luka lama yang dulu pernah aku rasa. Mengapa kembali ku temui jalan yang buntu? Saat aku semakin terjepit dengan seg… Read More
  • Memori Yang HilangOtakku mati hingga tak kurasakan sinyal lagi. Seperti memori komputer yang terserang ribuan Ramnit. Aku menjerit. Meski tamparan angin malam sudah melemparku jauh keluar. Namun aku ibarat kehilangan sebagian dari memori. Kema… Read More
  • KosongAku yang berjalan di tengah keramaian. Begitu banyak mata yang memandangku. Ada berbagai wajah yang aku temui. Senyum. Sedih. Duka. Bahagia. Tapi tidak ada di antara mereka yang memiliki perasaan yang sama denganku. Aku sedan… Read More
  • Putri AuroraGenap sudah satu tahun usiamu Sayang… Hadirmu membawa cahaya Aurora dalam hidupku yang kala itu tenggelam dalam gelap. Terpuruk dalam amarah yang tak berujung. Yang hampir menyeretku pada keputus asaan yang terkutuk. Aku hamp… Read More

22 komentar:

  1. Ada apakah gerangan? 🤔
    Semoga baik2 saja

    BalasHapus
  2. Insya Allah mas, semua masalah ada jalan keluarnya

    BalasHapus
  3. Napa mas Michael? Kok galau lg?

    BalasHapus
  4. Kena jerat apakah mas Michael? Apakah jerat pinjol karena ada keperluan darurat? 🤔

    BalasHapus
  5. Profundo y triste poema. A veces nos sentimos en un abismo a punto de caer. Te mando un beso.

    BalasHapus
  6. dalam keadaan pasang surut perasaan, yakinilah bahwa semua itu kan berganti terus berganti. semoga baik-baik saja.

    BalasHapus
  7. Air mata telah mengering dan semakin tandus. Semoga hujan segera turun berderai. Membasahi bumi, meresap ke hati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... iya nih mas di sini udh kering kerontang ajah.. :D terutama dompet saya, hihihi

      Hapus
  8. Berkunjung... 😀 semoga mas admin baik2 aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, berkat doa teman2 semua. Terima ksh sudah berkunjung, jgn bosen ya...

      Hapus
  9. Berkunjung, salam kenal.semoga selalys ehat dan dilindungi dari yang buruk aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... terima kasih kunjungannya, salam knl juga

      Hapus