Bagi dunia, kamu mungkin hanya satu orang. Tapi bagiku, kamu adalah seluruh dunia.
Seandainya waktu bisa berhenti. Aku ingin berhenti saat aku dalam pelukmu.
Sayangku…
Mungkin kau takkan pernah mengerti. Semua yang aku lakukan semata-mata hanya untukmu.
Semua yang kukerjakan, tak lain hanya untukmu.
Aku tahu, aku tak seperti yang lain. Aku bahkan tak sempurna seperti yang kau harapkan. Namun di antara sisa-sisa waktu ini, aku selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik. Untukmu, dan untuk putra-putri kita tercinta.
Lihatlah tarian hujan, yang sebentar lagi akan datang di musim depan. Mengusir kerontangan dan membawa kenangan saat aku pertama kali mengharapkanmu, dalam hidupku.
Kaulah cinta abadiku.

0 Comments:
Posting Komentar